Kita seringkali membuat orang-orang terdekat kita sakit hati (Keluarga, saudara, sahabat dan juga orang lain yang belum pernah kita kenal) Kita sering mengatakan sesuatu bahkan melakukan perbuatan yang entah disadari ataupun tidak disadari yang dapat menginggung perasaan mereka. Ada pepatah mengatakan, satu perbuatan sama dengan seribu kata. Ketika sudah dikuasai emosi, kita kerap melukai hati orang-orang yang tak semestinya. Kita tidak bisa mengontrol atau menguasai diri. Akibatnya , luka akibat dari perbuatan itu tetap ada.
Jika kita bertengkar dan membuat orang (siapapun) sakit hati, dan kita meminta maaf. Bila mereka memaafkan belum tentu bisa terobati. Itu seperti luka fisik yang selalu akan berbekas.
Jadi Teman dan saudara adalah perhiasan yang langka.Mereka yang membuat kita tertawa dan memberi semangat.
Referensi : buku Roswita Oktaviani
Post a Comment